See U Again

Mestre_mestre_small Mestre pulang sekitar jam 11.30 WIB dari Bandung, tepatnya dari Perum Bumi Batu Nunggal Jl. Soekarno Hatta. Bercucur air mata mengiringi langkah menuju pesawat. Sekali tolehan, ia menatap lekat-lekat. Menghitung wajah sayup bersahaja selama 5 hari melayaninya.

Air Hujan mulai menetes, mengundang gerimis iringi kepergian mestre. Dalam kelengangan, sesaat kudengar intonasi seorang bijak menyusup dalam sosok mestre memberi nasihat layaknya orang tua pada anaknya. Ia telah mengajari kita bagaimana bersikap dalam setiap hari. Mencoba membentuk karakter hidup yang tahan derita. Dengan tidak mengingkari rasa kemanusiaan, maka ia memberi contoh tauladan lain yang walau dalam kemiskinan dan kerasnya hidup mengarah pada kriminalitas tapi ia bisa bertahan dengan cara hidup bermoral, beretika dan bermanusiawi.

Tanpa disadari air mata meletup dan berkubang lalu jatuh mengalir deras ke pipi. Mestre selalu dihatiku.

Leave a Reply