lapaaar
malam-malam bangun! huwaaah!!.. lapar jg euy! ga ada nasi! perut komprominya
ma nasi. Kenyangnya juga ma nasi. pengennya makan Nasi terus pake rendang ayam dan tidak lupa menggosok gigi… hek! kok gosok gigi?! tidak lupa pake tempe-tahu plus sambal beserta lalabnya. Wenae…
"gendang gendut tali kecapi.
kenyang perut, senanglah hati"
paribahasa itu memberikan kecocokan untuk perut yg dililit lapar. Mau baca juga males, kan lapar? mau tidur juga males.. kan lapar!, bisa tidur asal untuk menahan keroncongan.
Tak terbayangkan kelaparan yg kurasa hanya semalam ini. Bagaimana dengan kelaparan yg diderita bertahun-tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun lamanya. Rasa lapar yg kurasa tidak sebanding dgn yg dirasa oleh penderitaan orang-orang yg dibawah garis kemiskinan. Saat ini Aku lapar, karena ga ada warung yg buka. Tapi kelaparan yg mereka rasakan adalah akar dari kemiskinan yg diderita oleh negerinya.